Monday, June 8, 2015

Penasaran Berbuah Perjumpaan



 Masih dalam waktu dan tempat yang sama ketika redaktur berjumpa  dengan Entuyut jenis Nepenthes tentaculata. Dengan suasana hutan yang masih alami, gemuruh suara air terjun dan hawa yang sejuk nan menyegarkan di Cagar Alam Gunung Nyiut. Redaktur mencoba mengkisahkan pengalaman pribadi tentang perjumpaan tak terduga dengan satu lagi jenis Entuyut yang belum pernah dijumpai sebelumnya secara langsung, apalagi di habitat aslinya.
 Selama 5 hari aktivitas dilakukan sekitar camp kecil untuk beristirahat dan melepas lelah. Camp yang muat untuk 7 orang tersebut didirikan di  sekitar pinggiran sungai Lanjur pada ketinggian 1025 mdpl. Kondisi vegetasi sekitar Camp didominasi oleh lumut, menyelimuti lantai hutan sampai pepohonan yang tumbuh disekitarnya. Berjarak 3 meter disebelah kiri camp terdapat sebuah pohon yang keseluruhan bagian tubuhnya tertutup lumut, pohon dengan ketinggian ± 10 meter itu tumbuh tepat dibibir sungai berbatu dengan arus yang deras dibawahnya. Selain banyak di tumbuhi lumut, Nepenthes hirsuta juga banyak tumbuh disekitar camp, sehingga wajar saja jika Entuyut yang tampak samar berada di ujung ranting atas pohon dekat camp itu diduga sebagai N. hirsuta yang tumbuh memanjat.
Namun ada rasa penasaran yang muncul, apakah Entuyut yang samar – samar tampak di ujung ranting atas pohon tersebut adalah N. hirsuta atau bukan.                                 Tepat dihari terakhir sebelum meninggalkan lokasi Camp, kami mencoba memberanikan diri untuk menjawab rasa penasaran itu dengan memanjat batang pohon yang jika tidak berhati – hati akan  beresiko jatuh terhempas ke sungai berbatu yang berarus deras. Alhasil rasa penasaran berbuah dengan sebuah perjumpaan yang mengejutkan.  Redaktur berjumpa dengan satu lagi jenis Entuyut yang sangat sulit ditemukan di alam, rasa senang pun terlihat jelas di raut wajah melihat Nepenthes Fusca untuk pertama kalinya.
 N.Fusca merupakan entuyut endemik Kalimantan artinya hanya ada di Pulau Kalimantan. Spesies ini memiliki distribusi pada ketinggian 800 - 2.500 mdpl. Namun N. fusca pernah tercatat berada pada bukit-bukit dataran rendah sampai 600 mdpl dan di Sarawak pernah ditemukan di ketinggian hanya 300 mdpl di hutan perbukitan. N. fusca merupakan jenis Entuyut yang epifit, di hutan berlumut teduh di puncak bukit, di mana ia dapat tumbuh 10 sampai 15 m dari tanah. Hal ini membuat sangat sulit untuk menemukan jika kita kurang jeli. Jika sulur sudah melekat di pohon lain, maka kantong pun akan segera muncul. Mulut kantong berbentuk corong dengan peristome atau bibir merah kecoklatan. Warna dasar kantong kuning, tetapi tertutup bintik – bintik coklat yang sangat banyak, dan tinggi kantong bisa mencpai 20 cm. Ciri khas daun menjulur atau merangkul batang pohon, dengan penutup kantong berbentuk segitiga sempit.
Cagar Alam Gunung Nyiut merupakan dataran tertinggi di Kalimantan Barat dan pastinya masih memiliki lebih banyak lagi hal yang belum kita ketahui. Terutama untuk tumbuhan Entuyut, masih ada kemungkinan ditemukan jenis lain yang belum pernah dijumpai langsung oleh redaktur di habitat alamnya, mungkin varian baru atau bahkan mungkin jenis baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya. Lindungi hutan kita, gali potensinya, jaga dan lestarikan alam demi masa depan kita. Dukung terus KONSERVASI….!!!

No comments:

Post a Comment